web stats

Kamis, 05 November 2015

Tiga Jenis Kesabaran



Penulis : KH.  Abdullah Gymnastiar


ManajemenQolbu.Com – Muhasabah Jum’at : Banyak yang berpenampilan indah tetapi terhina, sebab dia tidak punya kesabaran, banyak orang yang akhirnya rugi padahal dia punya modal apa sebabnya karena dia tidak punya kesabaran.Banyak orang yang tergelincir ketika dilanda asmara dan tidak sabar, akibatnya rugi.Alangkah indahnya orang-orang yang diberi kesabaran .

Innalloha ma’ashoobiriin " Sesungguhnya Allah itu beserta orang-orang yang sabar (QS. 2; 153) " Sabar itu pahalanya bighoiri hisab , tiada terputus ,maka sungguh aneh jikalau kita ingin dekat dengan Allah, ingin indah , ingin berpahala, ingin bahagia tapi tidak sabar, karena sabar itu kunci, kalau kita punya sabar maka kita akan punya pribadi yang indah, kalau kita punya sabar kita akan menjadi orang yang dekat dengan Allah , kalau kita punya sabar, kita akan mendapatkan ganjaran yang tiada terputus.

Setidaknya ada tiga jenis yang harus kita sabari dalam hidup ini , yang pertama ; Sabar ketika berkeinginan,kita ini kan hari-harinya dituntun oleh keinginan kalau tidak sabar keinginan inilah yang akan menjerumuskan kita. Jadi sabar yang pertama adalah meluruskan niat ketika kita punya keinginan .

Kita dikarunia Allah keinginan dan keinginan itulah yang menuntun sikap , kalau tidak sabar kita kehilangan niat, padahal niat adalah kunci diterimanya amal, ada orang yang cape pontang-panting , tapi tidak ada nilainya, karena apa ? karena tidak sabar meluruskan niat,..maka sebelum beramal wajib bagi kita untuk meluruskan niat , karena tanpa niat amal sia-sia.

Kadang orang tidak sibuk meluruskan niat tapi sibuk dengan perbuatannya, misalkan ingin membeli pakaian , kita harus bertanya dulu pada diri kita " perlukah saya membeli pakaian lagi, padahal dilemari masih banyak pakaian ? " "Untuk Apa ? " tapi kan ini warnanya kurang cocok ,….." kurang cocok kata siapa ? " Jujur saja apakah warnanya kurang cocok ataukah ingin lagi ? " Untuk apa memberatkan hisab, jikalau pakaian indah tapi kelakuan tidak indah tidak ada gunanya.Ketika sudah akan beli tanya lagi pada diri kita " benarkah kita beli sesuatu itu karena Allah atau karena ingin dipuji ?’ tanya, tanya ,tanya,……………!

Ingin menikah ? kita harus sabar untuk mengevaluasi dulu , kumpulkan informasi terlebih dahulu,studi kelayakan, pokoknya jika ingin sesuatu kumpulkan data terlebih dahulu ,. Sudah layakkah kita menikah ? jangan tergesa-gesa, renungkan dalam-dalam, kumpulkan informasi yang lengkap, bertanya kepada yang ahli , sebab kalau sudah ingin itu biasanya nafsu , kalau nafsu itu membutakan kebenaran. Kita harus sabar untuk bertanya, "benarkah niat saya ini ? benarkah tujuan saya ini ? ,mintalah petunjuk kepada Allah dengan shalat istikhoroh .

Lalu yang harus kita miliki kesabaran adalah Sabar Berproses , nah kita biasanya tidak sanggup untuk berproses , yang harus kita nikmati itu bukan hasil tetapi proses , karena yang jadi pahala itu proses , seperti membuat kue serabi misalnya ; beras ditumbuk, lalu diayak, lalu marut kelapa, lalu diperas, lalu diolah, kemudian menyiapkan oncom untuk isinya ,oncom digoreng, buat sambal oncom, belum lagi badan mengeluarkan keringat, tangan terparut,lalu harus menyiapkan pembakaran , kemudian setelah menjadi serabi ?, hanya sekejap saja makan dan menikmatinya,……begitu tidak sebanding dengan proses pembuatannya.Makanya rugi, kalau amal hanya ujungnya saja , karena bagi kita proseslah yang menjadi amal.

Membangun Daarut Tauhiid ini pontang panting , mengumpulkan dana, membebaskan setiap jengkal tanah,cari sana sini, lalu ujung-ujungnya setelah selesai ,Aa meninggal, yah…….tidak apa-apa , karena yang kita nikmati itu adalah prosesnya, sedangkan hasilnya ada di sisi Allah.jadi kita harus sabar dalam proses, jangan grasak grusuk ingin segera ada hasilnya, harus seperti pohon, ….siap disirami, siap kena sinar matahari, siap kena angin, tumbuh, kokoh, dan akhirnya berbuah.Makanya kita butuh kesabaran dalam menempuh hidup ini, jangan ingin instant, saudara misalnya ingin kuliah selesai dalam dua tahun untuk mendapatkan gelar Insinyur,apalah artinya gelar insinyur jika pribadi kita tidak mengimbangi dengan keindahan, jadi kita harus sabar dalam belajar, sabar dalam berlatih, sabar dalam berumah tangga, sabar dalam berdagang, jangan licik dengan mengurangi timbangan, karena mau apa ………? rejeki itu sudah ada pada Allah, karena yang penting itu dagang kita jadi barokah.Jadi semuanya itu membutuhkan kesabaran.

Kesabaran yang ketiga adalah Sabar ketika hasil , hasil itu ada dua jenis, yaitu gagal dan sukses dan kedua-duanya butuh kesabaran.Sudah niat ingin kerja , sudah ikhtiar melamar kerja kesana kesini, daftar kesana kemari,harus sabar jika kita belum diterima, setiap langkah kita Insya Allah ada pahalanya , mungkin belum ada rejekinya disana, kita tidak usah sibuk mengeluh.Lalu rejekinya dimana ? mungkin memang rejeki kita bukan jadi seorang pekerja tetapi menjadi seorang pengusaha yang menjadi direktur utama, merangkap direktur inti dan karyawan tunggal.

Ikhwan sudah melamar lalu ditolak, gagal ? tidak ……..justru keberhasilannya adalah ditolak , berarti dia punya pengalaman ditolak , misalkan sudah pernah ditolak tiga kali, berarti dia sudah memiliki pengalaman menghadapi tiga jenis calon mertua. Harus sabar menghadapinya karena mungkin belum menjadi jodohnya.Dengan melamar niat menjadi amal, berangkatnya menjadi amal, berbicara baik-baik dengan calon mertua menjadi amal, lalu hasilnya ditolak, jika kita sabar jadi amal juga.harus sabar karena kegagalan itu bukan kegagalan versi kita , tetapi kegagalan itu adalah ketika kita tidak sabar menghadapi yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Jadi kalau gagal , jangan sampai jadi gagal betulan, gagal betulan itu adalah salah menyikapi kegagalan,karena kegagalan yang sebenarnya itu adalah jika kita tidak pernah mencoba. Gagal itu biasa , kenapa ? karena tidak selamanya yang kita inginkan itu cocok dengan Allah. Kita punya rencana, Allah punya rencana yang akan terjadi adalah rencana Allah , kenapa Allah menakdirkan sesuatu lalu kita anggap gagal ? padahal itu yang terbaik .

Tidak heran sesorang dibimbing Allah dengan sakit, sesorang dibimbing Allah dengan ditolak, seseorang dibimbing Allah lewat dihina, bisa jadi sebuah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.Makanya harus sabar menghadapi sesuatu yang tidak cocok dengan keinginan kita.

Misalkan bisnis rugi, harus sabar karena yang membagikan rejeki hanyalah Allah.Tapi gara-gara rugi kita jadi dililit hutang, berapa sih hutangnya ? bandingkan dengan kekayaan Allah , kita menjadi susah karena kita membandingkannya dengan kemampuan diri kita.Kalau kita mati-matian evaluasi diri, kita mati-matian mendekat kepada Allah , sangat mustahil Allah tidak akan menolong hamba-Nya.

Wamayyattaqillaha yaj’allahu makhrojaa (QS 65 ; 2) " Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar"

Sabar itu posnya bermacam-macam, ada yang sabar ketika menahan amarah tetapi tidak sabar ketika shalat,yang baik itu yang disebut Ó kesabaran , amarah…… sabar, menahan nafsu…… sabar, menahan keinginan …..sabar,beribadah…….sabar. Apalagi yang harus sabar ?, ini yang paling bahaya adalah harus sabar ketika sukses,sabar ketika diberi kelapangan, sabar ketika dipuji, sabar ketika diberi kecukupan, kekayaan, kekuasaan, ini jauh lebih berat, lebih banyak orang yang selamat diuji dengan kesusahan dibandingkan orang yang selamat diuji dengan kemudahan.

Jadi yang sukses itu yang seperti apa ? yang disebut sukses itu adalah yang menyikapi segala kelebihannya dengan kesabaran di jalan Allah. Jadi sabar itu adlah kegigihan yang berada di jalan Allah SWT .

Wallahu’alam. (mikha)[manajemenqolbu.com]***

Jumat, 18 September 2015

Selamat Ulang Tahun Dek Nia ...

Selamat ulang tahun sepupuku yang ke 24th . ..
Meskipun ku hanya ucapkan dalam tinta ini , aku tetep mendoakan mu . Semoga kamu selalu di berikan kesehatan , di dekatkan rezeki , di jauhkan dari marabahaya . Wish you all the best .

Dan sungguh sampai saat  aku tak punya ruang untuk sekedar mengucapkan dengan lisan . Engkau tutup semua media itu . Pdahal aku ingin menjadi bagian dari dari kesuksesan itu .
Karna aku berjanji dari kecil aku akan sellu menjaga mu . Meskipun umurku lebih kecil , aku ingin tumbuh besar dewasa dengan bahagia bersama mu .

Ya alloh Ya Rabb ....

Aku percaya ENGKAU akan selelu ada di antara hati kami yang terpisah . 
Tak pernah terbayang kamu yang sudah ku anggap kaka kandungku sendiri akan menjadi seseorang yang membuat ku sellu sedih jika mengingatmu , 

Dulu masa kecil kita selalu bahagia , mendapat kasih sayang yang sama , aku pun tak pernah iri jika orang tua ku dan juga nenek ku menaruh perhatian lebih pada nya , karna dia sudah yatim sedari umur 3 bulan . Kita selalu  belikan barang-barang yang sama , bahkan nenek ku bilang dulu waktu kita kecil kita sering di anggap kembar oleh orang-orang karena sellu memakai baju yang sama . Padahal umurku terpaut 3 tahun lebih muda dari nya .

Kita tumbuh di lingkungan dengan teman2 sebaya yang begitu banyak , banyak sekali , Sampai saat ini aku ingat siapa saja mereka . 
Ada deti sahabatku yang satu kelas , bahkan sebangku dengan ku dari SD samapai SMP. 
Ada Depi , ada teti , ada imas , ada eni , ada lia, ada jeni ada deni ada pri ada aris dan masih banyak sahabat2 kami .

Dia memang bukanlah anak yang seberuntung kami yang masih lengkap ayah dan ibu nya . Ayah nya bekerja di luar kota , sedangkan ibu nya sudah meniggal saat dia masih kecil . Jadi sedari kecil dia di rawat di keluarga kami .

Dia orang nya sangat baik , tapi mungkin karna wajah nya agak sedikit judes , org yg blum kenal dengan nya mengaanp nya jutek .
Aku sangat menyayangi dia , dia sellu baik kepadaku . Kadang dia memberi ku uang dari kiriman ayah nya . 
Kita sellu berangkat sekolah bareng . 
DariSD sampai SMA .
Selalu bertemu setiap hari ., tertawa setiap hari , berantem setiap hari , dll 
Aku sellu curhat kepada nya tentang apa yang terjadi di sekolah , tentang pacar , tentang teman dll . Meskipun aku tahu dia tak terlalu mendengarkan cerita ku karna dia bukan pendengar yang baik . Tapi aku sering lakukan itu setiap pulang sekolah , aku bercerita di kamar nya .
Sampai2 aku di panggil mamah dan di omelin gara2 gak ganti baju dulu .

Haha ,banyak sekali panggilan kecil aku untuk nya .Niane , mamadau , gajah, dll 
Aku orang nya senang bercanda (slengeean) sedangkan dia orang nya serius . Tapi kadang2 dia tergoda jugavdan tertawa dengan celotehan2 ku .

Berbeda dengan aku yang suka ngobrol dan cerita curhat tentang apapun . Dia lebih senang tertutup . Kalau ada masalah dia lebih baik diam .

Ya Alloh Ya Rabb .. bahagia sekali mengenang masa2 dulu .

Setelah dia lulus SMA , dia pergi ke Cikampek uk bekerja , ikut dengan nene kandung nya . Dia waktu itu ingin kuliah keguruan , cuma dia akhir ny memilih uk kerj .Tinggallah aku di rumah sendiri , setiap hari aku telpon dia , sms dia ,dll 

Setiap kali dia libur , dia sellu pulang ke rumah , membawakanku banyak makann , baju baru dll 
Dan setiap kali sebelum dia pulang aku sellu rajin membersihkan kamar nya . Agar aku di kasih jatah , hehe lumayan buat jajan di sekolah .

Dan rumah ku pun suka rame , karna teman2n SMA  nya datang ke rumah , termasuk ada mantan aku juga .

Dan begitu seterusnya sampai pada saat setelah nenek ku meninggal . 
Kisah pahit dimulai . Dia bilang di PHK , trus ada masalah keluarga dengan nenek kandung nya .
Masalah dan masalah . Sayang nya dia tak mau cerita secara detail . Aku ingin bantu , tapi dia tak pernah mau cerita .

Maslah pun berlanjut ketika konflik demi konflik keluarga . Pada saat itu aku hanya bisa mendengar dari jauh karna aku juga sudah kuliah dan bekerja waktu itu di cikarang .
 Hati ku getir , tatkala ayah ku menangis , kalau ayahku  tahu dia tak lagi menemui nya di rumh . Ayah ku mendapat kabar ttg dia di PHK dan sudah beberapa minggu ada di kampung PUN , dari orang lain . 
Ya Alloh .. Cobaan apa ini ...

Aku pun pulang ke kampung untuk menemui keluarga ku . MUAK , aku MUAK dengan orang dewasa yang berantem seperti anak kecil hanya karna masalah duniawi . 
Untuk apa ???? Jika semua itu di bayar dengan kekecewaan semua pihak , 
Ayah ku kecewa pada dia yang di urus dari kecil sekarag malah membela org yang sendang konflik dengan ayahku .

MUAK satu kata yang menggambarkan semua ini !!!! Aku ingin masalah ini akan cepat selesai .
Aku tak bisa berpihak kepada siapa pun . Karna belum tentu Ayah ku juga ada di pihak yang benar .
Aku ingin semua nya selesai .

Dan dia , kenapa dia seperti itu  juga ???? Terbawa api yang tersulut . Aku tak tahu apa2 , tapi mengapa menjauh , menutup semua akses uk bertemu , media luar , media sosial , dan seakaan ingin melupakan aku selamanya ... 
Aku ingin bicara lantang padanya , Kita hanya korban dari mereka , mengapa silaturahmi sampai putus seperti ini ???
Ini masalah mereka , bukan KITA ?
Tak usah memihak satu org pun .
Ya Alloh ..... aku benci semua ini , benci pertengkaran .

Dan bertahun2 aku sellu menghubunginya . Tapi sellu gagal . Aku hubungi via media sosial , jarang di balas .
Hingga pada suatu acara pernikahan teman aku bertemu dengan dia . Mataku sudah berkaca2 , melihat dia datang dengan teman2n nya . Tapi dia biasa saja .
Apa hadir ku di hidup nya juga biasa saja ?
Aku dia anggap seperti teman saja ?

Ya sudah lah , aku tak ingin malu menangis dengan oran banyak ..

Dan masih banyak hal yang membuatku sakit hati dan menagis krna mengingat dia . Dan yang baru saja ku alami . Aku berusaha hub dia di fb . Aku bilang aku kangen dengan nya , trs aku tanya kenapa aku sms tak pernah di bls dll
Malam nya di bls inbox fb itu .. dia hanya bilang dia juga kangen sama aku .

Lalu pas siang nya di kantor aku ingin bls lagi .. Ternyata fb ku di blokir juga .

Dan dari situ lah aku merasa  sia-sia ...

Mungkin ini sudah Takdir Alloh .... dan aku yakin ada jalan yang terbaik untuk kita . 
Jika dia menginginkan aku menjauh , dan tak peduli lagi padanya . 
Lelah memang bertahun2 mengemis kabar dll . Pdaahal aku cuma peduli dengan dia .

Dan terakhir dari ku , semoga di umur nya yang ke -24 ini dia sadar dan semakin dewasa mamaknai hidup seperti ini .




Best Regards By :



Yeni Wahyuni








Minggu, 05 Juli 2015

Anyway ...
Sudah lama tidak menulis .
Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda tentunya menjalani puasa sembari mengejar Tugas Akhir Ku :)
Memang begitu berat perjuangan ini , lelah , cape , perlu biaya yang tak sedikit .
Tapi alhamdulilh semua nya di lancarkan Alloh SWT .
Dan selepas Idul Fitri Nanti aku akan melaksankan sidang diman menentukan aku Lulus dari kampus BSI .
Mudah-mudahan diberi kelancaran . Amin YRA .

Jumat, 24 April 2015

16 F

Sudah dua tahun ku tak menulis .. 
Memang hari-hariku tak seluang dulu . 
Banyak yeng terjadi yang menyenangkan ,yang menyedihkan yang bahagia yang merana ... Itulah kehiupan .
Hingga pada saat ini ku merasa berada di titik terbawah kehidupan . Dan aku hny bisa bersabar dan tawakal menghadapi ini semua .
Masalah datang silih berganti tak bosan bosan nya hinggap di diri ini . 
Merasa sendiri , terabaikan , tersakiti dan terhina ...
Ya Alloh berikan lah aku kesabaran ... 

Dengan posisi ku yang masih baru menempati posisi Accounting Finance , membuatku harus bekerja sangat teliti . Memang pekerjaan adalah sebuah rezeky . Namun bagaimana jika kita merasa selalu tersakiti dan terhina ??? 
Sakit rasanya jika harus terus menerus di banding-bandingkan dengan orang lain , sakit juga rasanya bila ada ketidakadilan dalam memperlakukan bawahan . Dibeda-bedakan ,di anak tirikan ,di sepelekan padahal aku memikul tanggung jawab yang sangat besar . Dan sakit jika pekerjaan yang sangat banyak dan mendesak sedangkan yang lain tertawa-tawa melihat youtube atau melihat baju di online shop . 
Sakit rasanya jika kita di salahkan padahal kesalahan itu bukan kita yang buat . Bisa apa aku yang hanya lulusan SMA yang belum lulus kuliah dan kuliah pun menggunakan modal sendiri dengan bekerja di pabrik sebelumnya . ........ bersambung