web stats

Selasa, 24 Januari 2017

Bukan Lelaki Pilihan Tuhan





Wanita adalah makhluk Tuhan yang terkadang mengedepankan perasaan nya dari pada logikanya . Yang kadang sulit membedakan mana yang real atau “real“ yang di ciptakan oleh lamunan yang semata-mata untuk menutupi sesuatu yang tidak bisa di raihnya .
Termasuk masalah jodoh . Masalah  jodoh sudah Alloh atur semuanya di dalam Al-quran . Alloh telah menuliskan jodoh kita ketika kita masih dalam rahim Ibu kita . Alloh berkata jika orang baik akan menemukan jodoh yang baik pula , begitupun bagi orang yang berperilaku jelek maka akan mendapatkan jodoh yang jelek pula .
Aku akan sedikit memberi gambaran , ini adalah kisah salah satu sahabat . Dia memutuskan untuk tidak lagi pacaran setelah 2 tahun putus dari pacarnya .Dan ingin segera menikah tanpa proses pacaran. Lalu dia bertemu dengan teman lamanya ketika kuliah . Laki-laki itu bisa dibilang lelaki idaman bagi semua wanita . Lelaki yang sahabatku bilang sangat tampan, baik , sholeh , mempunyai pekerjaan yang baik dan berasal dari keluarga yang baik pula . Intinya sahabatku ini jatuh hati kepada lelaki itu . Kian hari kian besar rasa cinta yang sahabatku rasakan. Cinta yang menurut dia bisa membuat dia menjadi lebih baik , dan sahabatku itu selalu melibatkan cinta nya ini dengan Alloh . Setiap sholat Fardu maupun sholat sunah dia tak pernah lupa menyebut nama lelaki itu dalam doa nya .
Hingga suatu hari dia merasa galau ketika pesan-pesan nya jarang di balas , telepon nya tak lagi di angkat . Tetapi sahabatku menggagap ini suatu ujian cinta sehingga dia bersabar untuk memahami lelaki itu . Karna bagi dia lelaki itu sudah sangat melekat di hatinya bahkan keluarganya . Dia berfikir lelaki itu akan merasa sayang kepadanya jika dia bisa sabar atas sifatnya yang cuek itu . Tetapi , lama-lama sahabatku sudah tidak kuat lagi . Mencintai lelaki yang tak ingin segera memberikan kepastian kepadanya .
Akhirnya suatu hari dia bermunajat disepertiga malam yang hening , dia berdoa meminta petunjuk dan ketegaran hati . Cinta yang dia inginkan bukan cinta yang harus mengemis-ngemis . Cinta yang dia inginkan bukan selintas harapan kemudian hancur tanpa jejak ketika tak ada lagi kabar . Yang dia butuhkan sekarang adalah kepastian . Menjelaskan perasaan agar semuanya jelas . Tak ada yang merasa di beri harapan untuk membangun mimpi-mimpi semu .
Setelah itu sahabatku ini memberanikan diri untuk menjelaskan tentang perasaan nya selama ini kepada lelaki itu dengan menulis surat elektronik / email . Bukankah Siti Khadijah juga mengungkapkan perasaannya duluan kepada Nabi Muhammad swt dengan perantara seorang sahabat .

 Assaamualaikum wr wb .

Sore ini aku memberanikan diri mengambil satu keputusan yang sebelumnya belum pernah aku lakukan . Kamu yang akhir – akhir ini sepertinya sedang mengatur jarak denganku . Ya , mungkin itu hanya perasaanku saja yang selalu berharap kamu selalu ada untuku . Aku menulis ini dengan tulus hati tak ada paksaan atau dorongan siapapun . Dan aku menulis ini dengan senyuman terbaiku . Aku telah memikirkan hal ini matang-matang dengan hanya melibatkan sang Maha Penyayang, Alloh swt .
Aku pernah berkata bahwa aku bukan lah orang yang suka basa basi . Tapi untuk kali ini , aku tak sanggup mengeja setiap kata yang ingin aku katakan . Hingga aku memaksamu untuk memberikan Email Adress .
Aku mengenalmu sejak kita sama-sama kuliah , hanya sekedar tahu dan tak begitu kenal . Sempat beberapa kali ngobrol itu juga untuk urusan kuliah dan saat itu juga kau sedang dekat dengan sahabaku .
Kamu yang aku kenal baik dari dulu sampai hari ini , aku mohon maaf  aku ingin berbicara tentang perasaan ku lewat tulisan ini .Maaf juga jika ini sungguh menjijikan untuk mu . Tapi menurut ku ini cara terhormat yang aku lakukan tanpa harus melihat wajahmu yang selau meneduhkan hatiku .
Aa, kamu yang terlalu sempurna untuk ku , siapa sih wanita yang tidak ingin menjadi pendamping dan teman hidup mu ?
Sedangkan aku wanita biasa yang penuh dengan kesederhanaan .
Aku sangat realistis jika apa yang aku rasakan tak kau rasakan .Aku sangat mengerti . Namun kadang ragu inilah yang membuatku yakin rasa sayang itu akan tumbuh dengan kesabaran .
Ketika kamu sering memberikan perhatian-perhatian kepadaku , aku merasa Alloh telah mendekatkan jodohku . Tapi balik lagi ke realistis , mungkin saja kamu merasa kasihan dengan kondisiku yang sedang menganggur . Atau mungkin perhatian itu tak lebih dari perhatian seorang teman baik .
Aku sangat berterimakasih , apapun alasan nya setidaknya aku tak kesepian dan aku merasa aku lebih baik dalam memantaskan diri .
Hati ku memang sudah lama tak berpenghuni . Setelah 1 tahun yang lalu aku memutuskan untuk tidak menerima sembarang lelaki yang memintaku menjadi pacarnya bukan istrinya . Aku memilih sendiri . Tapi setelah kamu hadir , memberikan support , menemaniku ketika kamu tidak sibuk, perasaan yang telah lama hilang itu datang kembali .
Ketika kamu ungkapkan bahwa kamu bukan lah orang yang hangat , bahkan kamu cuek , jutek atau ngeselin . Aku mencoba memposisikan diriku agar tidak terlalu berharap dalam mencintimu .
Tapi seiring berjalan nya waktu , ketika rasa itu semakin terpupuk , harapan itu aku ubah menjadi sebuah usaha dan do’a .
Aku selalu berusaha menjadi wanita yang selalu sabar untuk mu . Begitu pun ketika aku bermunazat kepada Alloh , namamu selalu ada dalam doaku .
Dan lewat do’a lah aku sampaikan rindu , karena aku tak pandai menunjukan perasaan suka ku kepadamu .
Hari ini , aku ingin mengungkapkan bahwa aku mencintai dan menyanyangi mu dengan sepenuh hati dan dengan ketulusan .
Aku ingin hidup bersamamu dalam suka maupun duka , menikah , memiliki anak-anak yang sholeh dan sholehan serta cerdas dan takwa .
Dan aku janji akan menjadi seorang istri yang mempunyai kasih sayang yang berlimpah , dan aku akan selalu belajar agar aku pandai mengurus mu dan anak-anak kita .
Dan satu lagi aku akan tetap menjadi wanita penyabarmu yang setia .
Meski masih banyak cita-cita yang belum aku gapai , tapi salah satu cita-cita aku yaitu menjadi istri yang sholehah kini sedang aku perjuangkan . 
Memang aku sangat mengharapkan jawaban yang sama , kamu juga mencintai aku dengan segala kekurangan ku , tapi jikapun tidak aku sudah pasrah dengan semua jawaban kamu .
Aku ikhlas jikapun kamu tak bisa menerima dan berproses dengan ku . Aku sudah pikirkan ini matang-matang .Aku tak akan marah jika kamu tak memilihku . Aku juga insya alloh tidak akan menangisi segala keputusan jika sepahit apa pun itu , setidak nya aku lega dengan jawabanmu manis ataupun pahit akan aku terima karena aku sangat yakin takdir baik Alloh SWT   selalu dengan ku .
Aku akan menyimpan segala rasa dan perasaan untuk seseorang yang Alloh swt takdirkan untuk ku . Meskipun itu bukan kamu .
Aku minta maaf  jika aku lancang dan berani mengungkapkan perasaan ini , sebagai wanita aku butuh kepastian .
Karna harapan tanpa doa dan usaha hanyalah sia-sia . Dan ini adalah bentuk usaha aku , karena jika kau tahu di setiap doa-doaku selalu ku utarakan nama mu .
Terimakasih selama ini selalu hadir mensupport dikala aku sedang berusaha dan bersusah payah menggapai cita-citaku yaitu memperoleh pekerjaan yang aku impikan .
Terimakasih atas semua kebaikan dan perhatian  yang selama ini kamu berikan , walaupun itu hanya sebatas perhatian untuk teman atau perhatian seorang kaka untuk adek nya .
Terimakasih .....
Semoga kita cepat di pertemukan dengan jodoh kita . Amin YRA .

Wasalamualaikum wr.wb 

November 18th  2016
Best Regards,


Dan lelaki itu tiba-tiba datang ke rumah sahabatku . Lelaki itu sudah membaca email sahabatku itu . Sahabatku berusaha tegar dan berjanji kepada dirinya sendiri bahwa apapun jawaban sekalipun menyakitkan dia akan menerima dengan ikhlas .
Sahabatku menunduk , tak kuasa melihat wajah lelaki itu . Kata demi kata dia ucapkan , hingga pada suatu kata yang sangat menyakitkan hati . Lelaki itu tidak bisa menerima pinangan sahabatku karena dia sudah mempunyai rencana ingin mencari calon istri yang satu kampung dengan nya karena mempertimbangkan orang tua nya yang sudah tua renta di kampung .
Tetapi lelaki itu tidak menyangkal bahwa dia juga sangat menyayangi sahabatku. Dan tidak ingin kehilangan sahabatku sebagai teman dia .
Aku bisa memastikan hati yang hancur , hati yang terluka , hati yang menangis walau air mata enggan jatuh , hati yang kehilangan , hati yang putus asa . Hati sahabatku .
Tetapi , sahabatku akhirnya angkat bicara . Jika keputusan lelaki itu seperti itu , dia akan terima dengan ikhlas . Karena dia yakin jodoh itu saling memahami . Jika memang belum jodoh bisa saja sahabatku belum baik dalam memantaskan diri untuk menjadi istri lelaki itu . Atau bisa saja sebaliknya . Lelaki itu memang belum pantas menjadi yang terbaik bagi sahabatku . Wallohualam .