Wanita adalah makhluk
Tuhan yang terkadang mengedepankan perasaan nya dari pada logikanya . Yang
kadang sulit membedakan mana yang real atau “real“ yang di ciptakan oleh
lamunan yang semata-mata untuk menutupi sesuatu yang tidak bisa di raihnya .
Termasuk masalah jodoh
. Masalah jodoh sudah Alloh atur
semuanya di dalam Al-quran . Alloh telah menuliskan jodoh kita ketika kita
masih dalam rahim Ibu kita . Alloh berkata jika orang baik akan menemukan jodoh
yang baik pula , begitupun bagi orang yang berperilaku jelek maka akan
mendapatkan jodoh yang jelek pula .
Aku akan sedikit
memberi gambaran , ini adalah kisah salah satu sahabat . Dia memutuskan untuk
tidak lagi pacaran setelah 2 tahun putus dari pacarnya .Dan ingin segera
menikah tanpa proses pacaran. Lalu dia bertemu dengan teman lamanya ketika
kuliah . Laki-laki itu bisa dibilang lelaki idaman bagi semua wanita . Lelaki
yang sahabatku bilang sangat tampan, baik , sholeh , mempunyai pekerjaan yang
baik dan berasal dari keluarga yang baik pula . Intinya sahabatku ini jatuh
hati kepada lelaki itu . Kian hari kian besar rasa cinta yang sahabatku
rasakan. Cinta yang menurut dia bisa membuat dia menjadi lebih baik , dan
sahabatku itu selalu melibatkan cinta nya ini dengan Alloh . Setiap sholat
Fardu maupun sholat sunah dia tak pernah lupa menyebut nama lelaki itu dalam
doa nya .
Hingga suatu hari dia
merasa galau ketika pesan-pesan nya jarang di balas , telepon nya tak lagi di
angkat . Tetapi sahabatku menggagap ini suatu ujian cinta sehingga dia bersabar
untuk memahami lelaki itu . Karna bagi dia lelaki itu sudah sangat melekat di
hatinya bahkan keluarganya . Dia berfikir lelaki itu akan merasa sayang
kepadanya jika dia bisa sabar atas sifatnya yang cuek itu . Tetapi , lama-lama
sahabatku sudah tidak kuat lagi . Mencintai lelaki yang tak ingin segera
memberikan kepastian kepadanya .
Akhirnya suatu hari dia
bermunajat disepertiga malam yang hening , dia berdoa meminta petunjuk dan
ketegaran hati . Cinta yang dia inginkan bukan cinta yang harus mengemis-ngemis
. Cinta yang dia inginkan bukan selintas harapan kemudian hancur tanpa jejak
ketika tak ada lagi kabar . Yang dia butuhkan sekarang adalah kepastian .
Menjelaskan perasaan agar semuanya jelas . Tak ada yang merasa di beri harapan
untuk membangun mimpi-mimpi semu .
Setelah itu sahabatku
ini memberanikan diri untuk menjelaskan tentang perasaan nya selama ini kepada
lelaki itu dengan menulis surat elektronik / email . Bukankah Siti Khadijah
juga mengungkapkan perasaannya duluan kepada Nabi Muhammad swt dengan perantara
seorang sahabat .
Assaamualaikum wr wb .
Sore ini aku
memberanikan diri mengambil satu keputusan yang sebelumnya belum pernah aku
lakukan . Kamu yang akhir – akhir ini sepertinya sedang mengatur jarak denganku
. Ya , mungkin itu hanya perasaanku saja yang selalu berharap kamu selalu ada
untuku . Aku menulis ini dengan tulus hati tak ada paksaan atau dorongan
siapapun . Dan aku menulis ini dengan senyuman terbaiku . Aku telah memikirkan
hal ini matang-matang dengan hanya melibatkan sang Maha Penyayang, Alloh swt .
Aku pernah berkata
bahwa aku bukan lah orang yang suka basa basi . Tapi untuk kali ini , aku tak
sanggup mengeja setiap kata yang ingin aku katakan . Hingga aku memaksamu untuk
memberikan Email Adress .
Aku mengenalmu sejak
kita sama-sama kuliah , hanya sekedar tahu dan tak begitu kenal . Sempat
beberapa kali ngobrol itu juga untuk urusan kuliah dan saat itu juga kau sedang
dekat dengan sahabaku .
Kamu yang aku kenal
baik dari dulu sampai hari ini , aku mohon maaf aku ingin berbicara
tentang perasaan ku lewat tulisan ini .Maaf juga jika ini sungguh menjijikan
untuk mu . Tapi menurut ku ini cara terhormat yang aku lakukan tanpa harus
melihat wajahmu yang selau meneduhkan hatiku .
Aa, kamu yang terlalu
sempurna untuk ku , siapa sih wanita yang tidak ingin menjadi pendamping dan
teman hidup mu ?
Sedangkan aku wanita
biasa yang penuh dengan kesederhanaan .
Aku sangat realistis
jika apa yang aku rasakan tak kau rasakan .Aku sangat mengerti . Namun kadang
ragu inilah yang membuatku yakin rasa sayang itu akan tumbuh dengan kesabaran .
Ketika kamu sering
memberikan perhatian-perhatian kepadaku , aku merasa Alloh telah mendekatkan
jodohku . Tapi balik lagi ke realistis , mungkin saja kamu merasa kasihan
dengan kondisiku yang sedang menganggur . Atau mungkin perhatian itu tak lebih
dari perhatian seorang teman baik .
Aku sangat
berterimakasih , apapun alasan nya setidaknya aku tak kesepian dan aku merasa
aku lebih baik dalam memantaskan diri .
Hati ku memang sudah
lama tak berpenghuni . Setelah 1 tahun yang lalu aku memutuskan untuk tidak
menerima sembarang lelaki yang memintaku menjadi pacarnya bukan istrinya . Aku
memilih sendiri . Tapi setelah kamu hadir , memberikan support , menemaniku
ketika kamu tidak sibuk, perasaan yang telah lama hilang itu datang kembali .
Ketika kamu ungkapkan
bahwa kamu bukan lah orang yang hangat , bahkan kamu cuek , jutek atau ngeselin
. Aku mencoba memposisikan diriku agar tidak terlalu berharap dalam mencintimu
.
Tapi seiring berjalan
nya waktu , ketika rasa itu semakin terpupuk , harapan itu aku ubah menjadi
sebuah usaha dan do’a .
Aku selalu berusaha
menjadi wanita yang selalu sabar untuk mu . Begitu pun ketika aku bermunazat
kepada Alloh , namamu selalu ada dalam doaku .
Dan lewat do’a lah aku
sampaikan rindu , karena aku tak pandai menunjukan perasaan suka ku kepadamu .
Hari ini , aku ingin
mengungkapkan bahwa aku mencintai dan menyanyangi mu dengan sepenuh hati dan
dengan ketulusan .
Aku ingin hidup
bersamamu dalam suka maupun duka , menikah , memiliki anak-anak yang sholeh dan
sholehan serta cerdas dan takwa .
Dan aku janji akan
menjadi seorang istri yang mempunyai kasih sayang yang berlimpah , dan aku akan
selalu belajar agar aku pandai mengurus mu dan anak-anak kita .
Dan satu lagi aku akan
tetap menjadi wanita penyabarmu yang setia .
Meski masih banyak
cita-cita yang belum aku gapai , tapi salah satu cita-cita aku yaitu menjadi
istri yang sholehah kini sedang aku perjuangkan .
Memang aku sangat
mengharapkan jawaban yang sama , kamu juga mencintai aku dengan segala
kekurangan ku , tapi jikapun tidak aku sudah pasrah dengan semua jawaban kamu .
Aku ikhlas jikapun
kamu tak bisa menerima dan berproses dengan ku . Aku sudah pikirkan ini
matang-matang .Aku tak akan marah jika kamu tak memilihku . Aku juga insya alloh
tidak akan menangisi segala keputusan jika sepahit apa pun itu , setidak nya
aku lega dengan jawabanmu manis ataupun pahit akan aku terima karena aku sangat
yakin takdir baik Alloh SWT selalu dengan ku .
Aku akan menyimpan
segala rasa dan perasaan untuk seseorang yang Alloh swt takdirkan untuk ku .
Meskipun itu bukan kamu .
Aku minta maaf
jika aku lancang dan berani mengungkapkan perasaan ini , sebagai wanita aku
butuh kepastian .
Karna harapan tanpa
doa dan usaha hanyalah sia-sia . Dan ini adalah bentuk usaha aku , karena jika
kau tahu di setiap doa-doaku selalu ku utarakan nama mu .
Terimakasih selama ini
selalu hadir mensupport dikala aku sedang berusaha dan bersusah payah menggapai
cita-citaku yaitu memperoleh pekerjaan yang aku impikan .
Terimakasih atas semua
kebaikan dan perhatian yang selama ini kamu berikan , walaupun itu hanya
sebatas perhatian untuk teman atau perhatian seorang kaka untuk adek nya .
Terimakasih .....
Semoga kita cepat di
pertemukan dengan jodoh kita . Amin YRA .
Wasalamualaikum wr.wb
November 18th
2016
Best Regards,
Dan lelaki itu
tiba-tiba datang ke rumah sahabatku . Lelaki itu sudah membaca email sahabatku
itu . Sahabatku berusaha tegar dan berjanji kepada dirinya sendiri bahwa apapun
jawaban sekalipun menyakitkan dia akan menerima dengan ikhlas .
Sahabatku menunduk ,
tak kuasa melihat wajah lelaki itu . Kata demi kata dia ucapkan , hingga pada
suatu kata yang sangat menyakitkan hati . Lelaki itu tidak bisa menerima
pinangan sahabatku karena dia sudah mempunyai rencana ingin mencari calon istri
yang satu kampung dengan nya karena mempertimbangkan orang tua nya yang sudah
tua renta di kampung .
Tetapi lelaki itu tidak
menyangkal bahwa dia juga sangat menyayangi sahabatku. Dan tidak ingin
kehilangan sahabatku sebagai teman dia .
Aku bisa memastikan
hati yang hancur , hati yang terluka , hati yang menangis walau air mata enggan
jatuh , hati yang kehilangan , hati yang putus asa . Hati sahabatku .
Tetapi , sahabatku
akhirnya angkat bicara . Jika keputusan lelaki itu seperti itu , dia akan
terima dengan ikhlas . Karena dia yakin jodoh itu saling memahami . Jika memang
belum jodoh bisa saja sahabatku belum baik dalam memantaskan diri untuk menjadi
istri lelaki itu . Atau bisa saja sebaliknya . Lelaki itu memang belum pantas
menjadi yang terbaik bagi sahabatku . Wallohualam .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar